Muqadimah

IImu tentang aura sudah dikenal sejak ribuan tahun lalu di China, India, dan Persia. Di masa lalu pengetahuan aura merupakan ilmu tingkat tinggi yang hanya dikuasai oleh orang terpilih. Karena itu terapi aura merupakan kesempatan istimewa yang hanya bisa dirasakan oleh kalangan khusus.



Seiring dengan perkembangan jaman, mulai terungkap adanya benda atau material tertentu yang juga memancarkan aura energi. Satu-persatu benda itu dicatat dan dikumpulkan datanya.
Kini dengan bantuan teknologi tingi,benda-benda tersebut dipadukan dan disatukan, diformulasikan sedemikian rupa sehingga menjadi alat terapi atau pendukung kesehatan yang mengagumkan. Kalung Aura Energy adalah salah satu hasil terbaiknya.

Kalung Aura Energy merupakan sumber energi alami yangsangat hebat. Kalung ini dibuat dari 30 macam bahan mineral terpilih yang 100% alamidan diproses dengan pemanasan suhu 1.600 derajat Celcius dengan menggunakan teknologi tinggi korea. Pemanasan tinggi pada material tertentu akan membentuk energi.
Energi yang tersimpan dalam liontin tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan Titanium, Batu Permata, Kristal dan sebagainya. Energi ini bisa ditransformasikan ke dalam tubuh tanpa mengurangi energi yang ada di dalamnya.

Aura Energy mampu menyerap energi panas dan secara langsung mentransformasi panas tersebut ke dalam bio-energy gelombang panjang berukuran 4-16 mikron yang mampu mempengaruhi seluruh aktifitas molekular dari molekular dari moleku-molekul air dalam tubuh manusia. Karenanya, sangat bermanfaat untuk meningkatkan sistem peredaran darah, menjaga fungsi metabolisme tubuh dan dengan demikian membantu mencapai kesehatan secara lebih baik.

Aura Energy membangkitkan ion-ion negatif dalam tubuh. Ion negatif telah diteliti mampu secara efektif meningkatkan aktifitas gelombang alfa, meningkatkan energi tubuh dan mengoptimalkan kondisi tubuh serta memperbaiki kemampuan konsentrasi.

Struktur-struktur internal Aura Energy mampu mengumpulkan, memfokuskan dan mengeluarkan energi untuk menyeimbangkan kembali kondisi fisik, mental, emosional dan spriritual kita.